5 Alasan film Dilwale (2015) dianggap sebagai film terburuknya Shah Rukh Khan

Fakta Film Dilwale
Please follow and like us:

Film Dilwale yang dibintangi oleh Shah Rukh Khan dan Kajol yang sudah beberapa kali ditayangkan di Televisi Indonesia ternyata mendapatkan banyak kritik negatif baik di dalam maupun di luar India.

Bahkan pada ajang Ghanta Awards 2016, sang raja Bollywood sampai hati terpilih sebagai aktor terburuk karena perannya dalam film arahan sutradara Rohit Shetty ini.

Kok bisa ya film yang dibintangi dua bintang papan atas tersebut dianggap sebagai film terburuk. Bukannya filmnya keren ya?

Ternyata beberapa alasan berikut inilah yang mendasari para kritikus film menganggap Dilwale sebagai salah satu film India terburuk tahun 2015.

1. Kekuatan cerita film Dilwale dianggap sangat lemah

Adegan pertarungan, balapan, hingga menyanyi dan menari dalam film ini bisa dibilang sangat keren. Namun keren saja ternyata tidak cukup untuk membuatnya tampil menjadi Film yang disukai.

Dalam reviewnya, Mid-Day bahkan menyebutkan “Jika kalian ingin menonton film dengan alur cerita yang dalem, pergilah untuk menonton film yang lain. Jika kalian menginginkan film dengan banyak adegan keren, silahkan menonton film ini.”

Komentar lebih parah lagi dilemparkan oleh Rajasen.com yang menyebut tidak ada satupun aktor di dunia yang dapat menyelamatkan buruknya materi film ini.

2. Karakter yang diperankan oleh Varun Dhawan dianggap terlalu lebay

Dalam film ini Varun Dhawan berperan sebagai adiknya Shah Rukh Khan. Menurut review dari DNA India, Varun dinilai terlalu lebay dalam perannya.

Karakter yang diperankannya yang seharusnya menjadi karakter penggembira (people pleaser) dinilai gagal total.

Tidak hanya Varun, bahkan karakter yang diperankan oleh Shah Rukh Khan pun dinilai tidak sesuai ekspektasi. Hanya karakter yang diperankan oleh Kajol dan Johnny Lever yang dianggap cukup menarik dari film ini.

3. Terlalu bergantung kepada nama besar Shah Rukh Khan dan Kajol

India Times menyebut film ini memiliki kedalaman cerita yang rendah, plot ceritanya seperti pinjaman dari film lain, skenarionya kurang nyambung, dan dialognya kurang cerdas.

Lebih lanjut mereka menuturkan bahwa film ini seolah terlalu bergantung dengan nama besar Shah Rukh Khan. Hingga akhirnya nama besar SRK justru dihancurkan oleh film ini.

Situs Gulfnews dengan kejamnya menyebutkan “Tontonlah film ini jika kalian hanya ingin melihat Kajol dan Shah Rukh Khan.”

4. Endingnya dianggap konyol

Film ini memiliki cerita pokok berupa kisah cinta terlarang antara dua orang anak gangster besar yang saling bermusuhan. Seharusnya memiliki ending yang sangat greget seperti Romeo dan Juliet.

Namun ternyata endingnya justru hanya seperti itu. Huffingtonpost menyebut ending Dilwale sangat konyol karena melibatkan seluruh pemain.

5. Shah Rukh Khan kurang serius dalam promosi?

Terlepas dari banyaknya kritik negatif yang didapatnya, sutradara Dilwale, Rohit Shetty, menyebut salah satu alasan terbesar kenapa film ini menghasilkan pendapatan yang tidak memuaskan adalah karena SRK tidak serius dalam melakukan promosi.

Sang raja Bollywood sendiri justru melemparkan tuduhan balik. SRK menganggap justru Rohit lah yang salah dalam mengambil strategi promosi.

Meskipun banyak kritik negatif yang dilontarkan untuk film Dilwale, sebenarnya menurut saya pribadi film ini lumayan menghibur. Meski humornya kadang terkesan terlalu dipaksakan.

Selain adegan perkelahian dan kejar-kejaran mobil yang sangat keren, Dilwale juga memiliki setting lokasi yang luar biasa indah. Terutama saat adegan menyanyi dan menari.

So, masalah bagus atau tidaknya kembali kepada penilaian masing-masing. Meskipun mayoritas menganggap Dilwale sebagai film SRK yang gagal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *