7 Fakta mengerikan tornado api yang sebaiknya kalian tahu!

fakta tornado api
Please follow and like us:

Tornado api merupakan salah satu fenomena alam unik, langka dan paling mengerikan dimana pusaran angin yang kuat bercampur dengan kobaran api yang menyala-nyala.

Kengerian tornado api tidak hanya berasal dari besarnya api yang berkobar dan melahap apapun yang dilewatinya, melainkan juga dari benda-benda panas yang dilemparkannya.

Pada kesempatan kali ini Sejuta Fakta akan mengupas beberapa fakta mengerikan tentang tornado api yang sebaiknya kalian tahu:

1. Meski disebut sebagai Tornado api, tetapi sebenarnya fenomena ini tidak benar-benar tornado

Angin tornado umumnya terbentuk dari pusaran angin yang diciptakan oleh awan cumulonimbus yang kemudian membentuk lorong angin hingga sampai ke permukaan bumi.

Sementara proses terjadinya tornado api adalah sebaliknya. Pusaran angin api berpusat di bumi kemudian membentuk lorong memanjang hingga puluhan bahkan ratusan meter ke angkasa.

Tornado api biasanya terbentuk ketika terjadi kebakaran hutan atau kebakaran di padang rumput akibat kemarau berkepanjangan.

Intinya, jika angin tornado bergerak dari atas ke bawah, sementara tornado api bergerak dari bawah ke atas.

2. Kecepatan angin yang dihasilkan oleh Tornado api cukup untuk mencabut sebatang pohon

Tornado api yang cukup besar dapat menghasilkan pusaran angin dengan kecepatan mencapai 160 km/jam. Cukup untuk mencabut sebatang pohon dari akarnya.

Jika seorang manusia sampai terseret oleh tornado api, bisa dipastikan dirinya tidak akan selamat karena terbakar hidup-hidup.

Namun berita baiknya, pergerakan tornado api tidaklah secepat tornado biasa. Pergerakan pusaran api ini cenderung sangat lambat.

3. Suhu yang dihasilkan pusaran api dapat mencapai 2.000°F

Suhu 2.000°F itu sekitar 1.090 °C. Itu artinya suhu kobaran api yang dihasilkan oleh tornado ini dapat melelehkan besi dan benda-benda logam lainnya.

Hal ini tentu sangat berbahaya jika sampai pusaran api menyambar benda-benda yang terbuat dari logam, melelehkannya, dan kemudian melemparkan cairan logam panas ke segala penjuru.

4. Tornado api terparah terjadi di Jepang

Gempa besar yang melanda wilayah Kanto, Jepang dan sekitarnya pada 1 September 1923, tidak hanya meluluh lantahkan Jepang dengan goncangan hebat. Melainkan juga dengan kobaran api yang maha dahsyat.

Gempa berkekuatan 7,9 skala Richter tersebut terjadi saat banyak warga Tokyo tengah memasak untuk makan siang. Akibatnya terjadi kebakaran hebat hampir di seluruh penjuru kota.

Kebakaran massal tersebut semakin menjadi ketika diikuti dengan pusaran angin besar yang mengakibatkan terjadinya tornado api raksasa.

Menurut catatan wikipedia, sebanyak 38.000 warga meninggal dalam kejadiaan naas tersebut hanya dalam waktu lima belas menit saja.

Kebanyakan warga tidak bisa melarikan diri dari kebakaran karena kaki mereka terjebak dalam aspal yang meleleh akibat kepanasan.

5. Tornado api tidak bisa dipadamkan secara langsung

Fenomena pusaran api ini dapat berlangsung selama satu jam atau bahkan lebih. Dan sebagai manusia, kita hanya bisa menunggu sampai api tersebut padam dengan sendirinya, karena hampir mustahil untuk memadamkan tornado api.

6. Tornado api sering juga disebut dengan “api iblis” atau “fire devil”

7. Tornado api dapat terjadi di mana saja

Amerika Serikat tercatat sebagai negara yang paling sering mengalami fenomena langka ini. Namun sebenarnya bencana ini dapat terjadi dimana saja.

Letak geografis dan iklim suatu wilayah tidak bisa menutup kemungkinan akan terjadinya fenomena ini. Dimana ada kebakaran besar, di situ juga ada kemungkinan akan terjadinya tornado api.

Bahkan di Indonesia pun fenomena ini juga bisa terjadi. Terutama di wilayah yang sering terjadi kebakaran hutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *